Detail Cantuman Kembali
pemetaan upwelling di laut arafura guna mendukung operasi keamanan laut TNI angkatan laut
Wilayah segitiga laut Aru, Arafura dan laut Timor tersebut dinamakan golden triangle fishing ground, karena di Laut Aru memiliki potensi perikanan tangkapnya hingga mencapai 1,64 juta ton per tahun dan Laut Arafura menghasilkan ikan Tuna mencapai 613,575 ton per tahun, dengan angka mencapai Rp 6,3 triliun. Khusus di wilayah Laut Arafura, tingginya jumlah sumber daya ikan di wilayah Laut Arafura, jelas disebabkan Laut Arafura memiliki kesuburan dan produktivitas perairan yang tinggi. Dari dasar tersebut penulis ingin mengetahui apakah fenomena upwelling terjadi di daerah tersebut, Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis akan melaksanakan penelitian dan analisis terhadap data angin dan arus selama satu tahun, dengan menggunakan metode windrose,kemudian hasil olahan data tersebut akan dianalisis dengan menggunakan teori yang ada untuk prediksi terjadinya upwelling di laut Arafura dan bulan terjadinya, kemudian untuk memastikan akan diyakinkan dengan data pendukung seperti temperatur, salinitas dan klorofil. Dari hasil olahan data tersebut akan dapat diketahui apakah fenomena upwelling terjadi atau tidak diwilayah tersebut. Apabila benar terjadi upwelling diharapkan dapat dijadikan informasi bagi TNI Angkatan Laut untuk mengoptimalkan gelar operasi keamanan laut (kamla) di wilayah Laut Arafura.
I Komang Teguh Ardana - Personal Name
Supriyatno Widagdo - Personal Name
Viv Djanat Prasita - Personal Name
Khoirul Imam Fatoni - Personal Name
Supriyatno Widagdo - Personal Name
Viv Djanat Prasita - Personal Name
Khoirul Imam Fatoni - Personal Name
624.15.13 Ard p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2015
Surabaya
xv, 83 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...







